Connect with us

Penemuan Terbaru untuk Mengobati Kanker Payudara

KANKER

Penemuan Terbaru untuk Mengobati Kanker Payudara

Pengobatan Kanker Payudara

Bulan Oktober adalah Bulan Peduli Kanker Payudara. Peringatan ini diadakan karena kanker adalah merupakan penyakit yang sangat mematikan dan memiliki kesulitan tinggi dalam penyembuhannya. Tetapi ada kabar menggembirakan terkait pengobatan kanker, khususnya kanker payudara. Di berbagai belahan dunia telah dilakukan penelitian. Berikut ini pengobatan yang memberikan harapan untuk pengobatan kanker.

1. Penggunaan Arsenik

Arsenik adalah salah satu senyawa yang berbahaya dan bersifat racun. Tetapi dari hasil penelitian dengan perlakuan tertentu arsenik bisa diguanakn untuk mengobati kanker. Agar berfungsi sebagai obat, arsenik harus dikombinasikan dengan asam trans-reitinoic. Hasil dari pengkombinasian senyawa ini terbentuklah yang disebut arsenik trioksida, yang berfungsi melawan Pin1. Pin1 adalah suatu enzim dalam tubuh yang berfungsi mengontrol fungsi protein. Tidak terkontrolnya ezm Pin1 dapat mengakibatkan kanker juga alzheimer.  Xiao Zhen Zhou  kepala peneliti terhadap arsenik trioksida telah mengungkapkan bahwa “Penemuan kami ini memberikan kemungkinan baru yang menarik untuk menambahkan arsenik trioksida untuk terapi pengobatan kanker payudara triple-negatif dan banyak jenis kanker lainnya, terutama ketika kanker pasien ditemukan menjadi positif-Pin1”

2. Tanpa Kemoterapi

Kemoterapi adalah cara pengobatan kanker dengan obat-obatan kimiawi yang berguna untuk menekan dan menghancurkan pertumbuhan kanker. Kemoterapi bisa dilakukan melalui oral atau melalui aliran darah. Meskipun  mampu menghentikan pertumbuhan sel kanker, kemoterapi juga menimbulkan efek samping beracun yaitu yang cukup berbahaya bagi tubuh bahkan mengakibatkan kematian.
American Society of Clinical Oncology (ASCO), telah membawa kabar baik, yaitu bahwa pengobatan kanker payudara dan paru-paru tidak harus dilakukan dengan kemoterapi. Hal tersebut diungkapkan pada sebuah pertemuan khusus untuk kanker tahunan telah diadakan pada Juni 2018 lalu. Sebuah test yang bernama Oncocyte DX harus dilakukan untuk mengetahui tingkat rekurensi pasien. Rekurensi adalah kanker telah tumbuh kembali setelah tidak terdeteksi untuk waktu yang lama. Kemoterapi hanya diperlukan untuk pasien yang jika ditemukan hadil rekurensi yang diatas 25 yang menandakan bahwa kemoterapi diperlukan untuk menghindari rekurensi. Sedangkan jika rekurensi rendah kurang dari 10, artinya kemoterapi tidak diperlukan.

3. Mutasi DNA

Seorang perempuan asal Florida bernama Judy Perkins dinyatakan sembuh total dari kanker payudara. Perawatan yang dijalankan Judy adalah dengan memutasi DNA yang ada pada tumornya. Berdasarkan laporan yang diterbitkan di jurnal Nature Medicine , para peneliti dari National Cancer Institute awalnya mengambil sampel dari tumor di tubuh Judy. Sistem mutasi DNA di dalam sampel tumor dipelajari dengan teliti. Setelah itu, para ahli mengambil sel-sel kekebalan dari tumor dan membiakkan sel tersebut. “Setelah mendapatkan perawatan, sel kanker pada tubuh pasien ini menghilang semuanya dan tidak tumbuh kembali selama lebih dari 22 bulan” kata Dr Steven A Rosenberg , yang merupakan salah satu tim dalam penelitian tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + 18 =

More in KANKER

To Top